Panel III Pertemuan Ilmiah Arkeologi XIII menyajikan 2 makalah, yaitu:

–  “Pemanfaatan Museum Berbasis Kurikulum 2013” oleh Y. Hanan Pamungkas.

Sebagai sumber belajar siswa melalui koleksi dan referensi yang dimiliki museum. Sajian data tidak hanya visual naratif, namun memberi kesempatan siswa untuk melakukan kegiatan ekperimen, seperti menyentuh, mengukur, mencoba, membandingkan, menirukan atau pengalaman empiris lainnya.”

 

– “Paradigma Baru Pengembangan Arkeologi dan Kemandirian Struktur Kelembagaan: Refleksi Arkeologi untuk Masa Kini dan Masa Depan” oleh Wuri Handoko.

Paradigma baru pengembangan arkeologi, sesungguhnya bicara tentang bagaimana arah pengembangan arkeologi dapat berperan lebih luas dalam mengimplementasikan manfaat arkeologi (akademik, ideologik, ekonomik) dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan melalui struktur kelembagaan yang lebih mandiri dan memiliki basis kewenangan dan kekuatan yang memadai untuk pengembangan tersebut.”

 

Paparan tiap makalah dapat diunduh pada tautan di bawah ini.

[gview file=”http://kebudayaanindonesia.net/iaai/wp-content/uploads/2014/10/Paradigma-Baru-Pengembangan-Arkeologi-dan-Kemandirian-Struktur-Kelembagaan-Wuri-Handoko.pdf”]

[gview file=”http://kebudayaanindonesia.net/iaai/wp-content/uploads/2014/10/Pemanfaatan-Museum-Berbasis-Kurikulum-2013-Y.-Hanan-Pamungkas.pdf”]